Kiat Menjaga Baterai Non-Removable pada Laptop Tetap Awet - Lapis Tiga

Kiat Menjaga Baterai Non-Removable pada Laptop Tetap Awet

Jaga kondisi suhu agar tidak gampang rusak

Tidak sedikit laptop zaman sekarang yang mempunyai baterai non-removable alias tidak bisa dibongkar pasang. Perlu alat khusus untuk bisa membongkarnya maupun menggantinya, sehingga orang awam tidak akan gampang melepasnya.

 

Teknologi tipe baterai yang seperti ini tentu sudah semakin menjamur di dunia laptop, sehingga beberapa brand-brand ternama mulai berlomba-lomba untuk mengeluarkan baterai non-removable ini. Meski tidak bisa dilepas, tentu kamu harus tetap menjaganya agar tetap bisa awet dipakai untuk jangka waktu yang lama.

 

Kamu pasti tidak mau laptopnya cepat rusak hanya karena baterai saja. Maka itu, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam merawat baterai tipe ini.

Jaga kondisi suhu agar tidak gampang rusak

Suhu laptop

 

Suhu merupakan kendala yang paling umum terjadi akibat rusaknya baterai laptop mana pun, entah itu yang tipe konvesional mau pun yang tidak bisa dilepas. Semakin banyaknya rusaknya baterai karena suhu, tidak sedikit brand-brand laptop ternama menanamkan fitur atau teknologi khusus yang bisa mengurangi suhu mesinnya.

 

Jika suhu mesin tetap terjaga atau tidak terlalu panas, maka daya tahan baterai juga akan aman-aman saja. Berbeda kalau laptop kamu sangat panas saat di tengah-tengah pemakaiannya, hal itu bisa merusak sistem baterainya dengan cepat. Kasus terburuknya yaitu laptop bisa meledak sewaktu-waktu.

 

Karena itulah, lebih baik saat kamu menggunakan laptop, letakan di alas yang tidak membuatnya cepat panas. Alas yang membuat laptop gampang panas, yaitu permukaan yang halus, seperti bantal, kasur, selimut, dan sebagainya. Letakan saja di alas yang keras, kalau perlu taruh di alat pendingin laptop.

Jaga kondisi suhu agar tidak gampang rusak

Proses charge

 

Kebanyakan laptop sekarang ini sudah diberikan teknologi tambahan yaitu bisa mengatur kondisi baterai yang over charge. Tapi memang tidak semuanya menggunakan teknologi sehingga masih ada orang yang bingung kapan harus menggunakan daya baterai dan kapan baterai harus dicolok untuk charge.

 

Kalau laptop kamu memiliki teknologi khusus over charge, tidak masalah kalau memang harus dicolok untuk charge seharian. Tapi kalau tidak ada, lebih baik kamu charge-nya sampai penuh lalu cabut setelah itu. Hal tersebut bisa mengurangi baterai yang over charge.

 

Tetap kamu ingat. Saat kamu sedang melakukan charge, lebih baik letakan laptop dan adaptornya di tempat yang bersuhu stabil. Jika terlalu panas, laptop atau adaptor kamu akan gampang meledak. Terlalu dingin pun juga sebenarnya tidak baik, karena akan cepat merusak sistemnya.

Jaga kondisi suhu agar tidak gampang rusak

Jangan sampai 0%

 

Kesalahan yang masih sering dilakukan saat menggunakan laptop adalah penggunanya membiarkan laptopnya sampai 0% kemudian baru dicharge. Hal itu tentu saja sangat tidak baik untuk kesehatan baterai non removable kamu.

 

Pakar pun sudah membuktikan kalau baterai dipakai sampai habis hanya akan membuat daya tahannya akan semakin berkurang, sehingga batas pemakaiannya semakin pendek. Jadi, jangan sampai kamu melakukan charge ketika baterai sudah 0%.

 

Ketika masih berada di angka 30%, langsung saja kamu mengisi ulang daya baterai kamu. Tapi jika tidak ada tempat untuk menyolok kabel charge, matikan saja terlebih dahulu daripada kamu terus menerus memakainya sampai dayanya hampir benar-benar habis.

Jaga kondisi suhu agar tidak gampang rusak

Terus isi daya baterai

 

Masih tersambung dari tips nomor 3. Selain jangan membiarkannya sampai 0%, kamu juga harus memperhatikan berapa banyak kapasitas baterai kamu saat itu. Setidaknya kamu harus menyisakan dayanya sekitar 50% hingga 70%. Jadi, meski kamu tidak sedang menggunakan laptopnya, pastikan kamu tetap mengisi baterainya sampai angka 70% agar tetap awet baterainya.

 

Sudah jelas kan cara merawat baterai non removable? Memang hampir tidak ada perbedaan saat kamu menjaga baterai yang gampang dilepas. Tapi setidaknya kamu harus berhati-hati agar daya tahan laptop kamu tetap awet.

Recommended For You

About the Author: lapis3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *